SAMBAS, TAJUKTAJAMNEWS.COM // Semangat kebersamaan kembali menyelimuti Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Ratusan warga bersama unsur pemerintah kecamatan dan berbagai organisasi kemasyarakatan menggelar “Gerakan Indonesia Asri: Gotong Royong Bersih Pasar Tebas” pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan massal ini dipimpin langsung oleh Forkopimcam Kecamatan Tebas, serta digagas bersama Tim Gerakan Langit Biru Indonesia, DPC FORSA Kabupaten Sambas, dan didukung sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) setempat.
Berdasarkan spanduk yang terpasang di lokasi, setidaknya ada delapan unsur yang turut berpartisipasi aktif, meliputi: PPT, ASMI, KAMAS, FORSA, FORPI, IKA Alumni, Alumni Alfalah, serta perwakilan pedagang dan masyarakat umum Pasar Tebas.
Dengan mengenakan seragam kaos biru bertuliskan “Gerakan Langit Biru”, seluruh peserta bahu membahu membersihkan setiap sudut area pasar. Sasaran utama pembersihan meliputi pengangkutan sampah yang menumpuk, pengerukan saluran drainase yang tersumbat, hingga penataan kembali lapak pedagang agar lebih tertib. Hasilnya, suasana Pasar Tebas tampak lebih bersih, asri, dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Dalam sambutannya, Camat Tebas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada FORSA, Tim Gerakan Langit Biru, serta seluruh ormas dan elemen masyarakat yang sudah peduli dan turun tangan menjaga kebersihan Pasar Tebas. Ini bukti nyata bahwa pemerintah dan masyarakat mampu bersinergi kuat untuk membangun daerah kita bersama,” ujarnya.
Senada, Ketua DPC FORSA Kabupaten Sambas menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen nyata organisasinya terhadap lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Gerakan Indonesia Asri ini harus terus kita gaungkan dan jadikan budaya. Pasar adalah wajah sebuah kecamatan. Kalau pasarnya bersih, otomatis masyarakat yang bertransaksi di dalamnya juga akan lebih sehat. Ke depan, FORSA siap menjadi garda terdepan dalam melakukan pengawasan lingkungan sekaligus aksi-aksi sosial kemasyarakatan lainnya,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di halaman depan Pasar Tebas. Diharapkan aksi gotong royong ini tidak hanya berhenti sehari saja, melainkan mampu memicu semangat kesadaran kolektif seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
(M.Iskandar)

