SAMBAS, KALBAR
Struktur beton jembatan/pintu masuk pada ruas Jalan Kabupaten Paket II (Matang Terap–Kalang Bahu Sempadian–Sari Makmur) di Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, terlihat retak parah dan mengalami kerusakan struktur yang cukup serius, (22 Agustus 2026).
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, struktur beton pada bagian penahan jembatan di Jalan Ramayadi, Desa Jelu Air, memperlihatkan retakan besar yang menjalar serta permukaan yang tampak tidak rata. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga maupun pengguna jalan akan keselamatan serta memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pengerjaan proyek tersebut.
Berdasarkan papan identitas proyek yang terpasang, kegiatan ini berupa Peningkatan Jalan Kabupaten Paket II dengan nilai kontrak Rp 10.185.787.000, bersumber dari APBD Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2025. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Hurah dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sambas.
Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatiran atas kondisi tersebut. “Jalan ini baru dibangun, tapi sudah rusak seperti ini. Kami khawatir jika dilewati kendaraan berat, bisa berbahaya,” ungkap salah satu warga. Masyarakat mempertanyakan kualitas material dan pengerjaan, mengingat nilai investasi yang cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Sambas maupun kontraktor pelaksana terkait penyebab kerusakan.
Dinas PUPR diharapkan segera meninjau lokasi, menjelaskan penyebab kerusakan, dan menetapkan langkah perbaikan agar tidak membahayakan masyarakat sekaligus menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
(M. Iskandar)

