Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Edukasi Warga Kubu Raya, Perkuat Pencegahan Karhutla

 

KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT —1-September-2026-Tajuk tajam new.com

Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sesko TNI Tahun 2026 memberikan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), Kuliah Kerja Lapangan (KKL), serta pengabdian masyarakat Pasis Dikreg LVI Sesko TNI.

Melalui kegiatan ini, para Pasis tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai kondisi dan persoalan di daerah, tetapi juga turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan Karhutla.

Penyuluhan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Pasis Dikreg LVI Sesko TNI dalam mendukung pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam penyuluhannya, para Pasis menjelaskan berbagai dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, aktivitas sosial dan ekonomi, hingga kehidupan masyarakat secara luas.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai sejumlah faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran serta pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, khususnya pada musim kemarau dan kawasan yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla.

“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama.

Kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama agar potensi kebakaran dapat diketahui dan dicegah sejak dini.

Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya titik api,” ujar salah seorang Pasis.

Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, para Pasis juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diminta senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya serta segera melakukan koordinasi dengan aparat atau instansi terkait apabila menemukan indikasi kebakaran.

Langkah pelaporan secara cepat dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas.

Kehadiran Pasis Dikreg LVI Sesko TNI di Desa Sungai Raya Dalam juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga hutan dan lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Tahun 2026 berharap masyarakat semakin memahami risiko dan dampak Karhutla serta mampu berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi, kepedulian, kewaspadaan, dan partisipasi seluruh komponen masyarakat, pencegahan Karhutla di Kabupaten Kubu Raya dan Kalimantan Barat diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Kubu Raya, 1 September 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *