PONTIANAK — 29-Agustus-2026 Tajuk tajam new.com
Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada bangsa kembali tercermin dalam sebuah pertemuan penuh keakraban.
Mayor Bayu Mukti, yang merupakan bagian dari Satgas Karhutla, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Pembina Anak Kolong, Pak Widodo.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Pertemuan bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mencerminkan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara unsur masyarakat dengan aparat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari Satgas Karhutla, Mayor’ Bayu Mukti memiliki peran dalam upaya penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Persoalan karhutla sendiri bukan hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat luas karena dapat berdampak terhadap kesehatan, perekonomian, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, semangat gotong royong menjadi salah satu nilai penting yang tercermin.
Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat di tingkat paling bawah.
Pembina Anak Kolong, Pak Widodo, menyambut baik kunjungan Mayor’ Bayu Mukti.
Menurutnya, silaturahmi merupakan bagian penting dalam membangun persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Bangsa ini besar karena persatuan.
Apa pun latar belakang kita, ketika menyangkut kepentingan masyarakat dan menjaga negeri, kita harus bisa berjalan bersama,” ujar Pak Widodo.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bentuk kecintaan terhadap tanah air.
Menjaga hutan dan lahan berarti turut menjaga masa depan generasi penerus bangsa.
Sementara itu, kehadiran Mayor’Bayu Mukti dalam kapasitasnya sebagai bagian dari Satgas Karhutla menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan pendekatan yang humanis, komunikatif dan melibatkan masyarakat.
Silaturahmi tersebut menjadi gambaran sederhana bahwa semangat menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan melalui tugas dan tanggung jawab formal, tetapi juga melalui komunikasi, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Dari Kalimantan Barat, semangat itu terus dirawat:
Bersatu menjaga lingkungan, bergotong royong menjaga masyarakat, dan bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tajuk Tajam News
Mengawal Fakta, Menjaga Persatuan, Menyuarakan Kepentingan Masyarakat

