PONTIANAK — 13-Agustus-2026-Tajuk tajam new.com
Upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan dengan memastikan ketersediaan sumber air di sejumlah lokasi yang dinilai strategis.
Salah satunya melalui penyediaan kanal penampungan air di kawasan Parit H. Husin 2, Kota Pontianak.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Kota Pontianak, Andreas, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung upaya penanganan karhutla.
Kehadiran Kabid SDA di lapangan mendapat perhatian masyarakat sekitar.
Warga yang melihat langsung kegiatan tersebut menyambut positif langkah Dinas SDA yang melakukan pengecekan dan pengawasan secara langsung terhadap kondisi sumber air.
Menurut warga, kehadiran pejabat di lapangan dinilai memberikan kesan positif karena persoalan yang berkaitan dengan SDA tidak hanya ditangani dari balik meja, tetapi juga ditindaklanjuti dengan melihat kondisi secara langsung.
“Ini baru Kabid SDA yang benar dan betul.
Kalau ada permasalahan, tanggap dan langsung turun melakukan tindakan, bukan hanya di kantor,” ujar salah seorang warga kepada tim media.
Warga juga menyampaikan apresiasi kepada Andreas yang dinilai ramah dan terbuka dalam menerima berbagai persoalan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang sumber daya air.
Masyarakat berharap program dan kegiatan seperti penyediaan sumber air untuk mendukung antisipasi karhutla dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Selain membantu pemerintah dalam menghadapi potensi karhutla, keberadaan sumber air juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Warga bahkan meminta agar kegiatan positif pemerintah daerah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat terus mendapat perhatian pemberitaan media.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kabid SDA dan Pemerintah Kota Pontianak.
Semoga ke depan Kota Pontianak semakin baik dan tidak ada lagi saluran air yang tersumbat,” ungkap warga lainnya.
Kegiatan penyediaan dan pemastian sumber air tersebut juga diharapkan dapat membantu berbagai pihak, khususnya BPBD Kota Pontianak, dalam menghadapi potensi maupun kejadian karhutla yang membutuhkan dukungan sumber air di lapangan.
Apresiasi terhadap Respons Pelayanan Publik
Respons langsung pejabat teknis terhadap persoalan masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam pelayanan publik.
Dengan turun langsung ke lapangan, kondisi aktual dapat dilihat dan permasalahan yang ditemukan dapat segera dikoordinasikan untuk mendapatkan solusi.
Masyarakat berharap pola pelayanan seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga setiap persoalan terkait SDA dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai kewenangan.
Tim media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait apabila terdapat informasi dalam pemberitaan yang perlu diluruskan.
Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen media untuk menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, Kode Etik Jurnalistik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan tentang pers.

