PONTIANAK —22-September-2026-Tajuk tajam news.com
Proses seleksi administrasi yang melibatkan Perumdam Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak bersama PT Mardani Mulya Cemerlang menuai keluhan dari sejumlah peserta.
Mereka mempertanyakan mekanisme verifikasi dokumen setelah mendapati status pendaftaran berubah menjadi tidak lulus administrasi dalam waktu relatif singkat setelah dokumen diunggah melalui aplikasi.
Keluhan tersebut menjadi perhatian karena peserta mengaku telah mempersiapkan berbagai persyaratan administrasi, termasuk dokumen kesehatan dan surat keterangan bebas narkoba, yang menurut mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Baru Upload, Status Sudah Tidak Lulus
Sejumlah peserta mempertanyakan bagaimana proses pemeriksaan administrasi dilakukan apabila setelah foto dan dokumen persyaratan diunggah melalui sistem, status peserta kemudian dinyatakan tidak lulus.
Peserta yang kecewa mempertanyakan apakah seluruh dokumen benar-benar telah diverifikasi satu per satu oleh tim seleksi atau sistem hanya melakukan pemeriksaan tertentu secara otomatis.
“Kami sudah menyiapkan dokumen sesuai persyaratan.
Foto dan dokumen yang diminta juga sudah kami upload melalui aplikasi.
Tetapi setelah di-upload, tiba-tiba dinyatakan tidak lulus administrasi,” demikian keluhan yang disampaikan peserta kepada redaksi.
Redaksi belum memperoleh keterangan resmi mengenai identitas peserta tersebut maupun alasan spesifik masing-masing peserta dinyatakan tidak lulus.
Biaya Kesehatan dan Bebas Narkoba Dipersoalkan
Kekecewaan semakin muncul karena sebagian peserta mengaku telah mengeluarkan biaya untuk memenuhi persyaratan administrasi, termasuk pemeriksaan kesehatan dan surat keterangan bebas narkoba.
Bagi peserta, biaya tersebut bukan persoalan kecil.
Mereka berharap dokumen yang telah dipersiapkan dapat diverifikasi secara jelas sebelum keputusan kelulusan administrasi ditetapkan.
Persoalannya bukan sekadar lulus atau tidak lulus, melainkan apakah peserta memperoleh penjelasan yang transparan mengenai alasan ketidaklulusan.
Jika terdapat dokumen yang dianggap tidak memenuhi persyaratan, peserta tentu membutuhkan informasi mengenai dokumen mana yang bermasalah dan ketentuan apa yang tidak terpenuhi.
Publik Pertanyakan Mekanisme Verifikasi
Dari sisi tata kelola seleksi, setidaknya terdapat beberapa hal yang layak diklarifikasi penyelenggara:
Apakah dokumen peserta diperiksa secara manual oleh tim verifikator?
Apakah sistem aplikasi secara otomatis menentukan kelulusan administrasi?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan verifikasi?
Apa saja indikator yang menyebabkan peserta dinyatakan tidak lulus?
Apakah peserta diberikan kesempatan melakukan perbaikan dokumen?
Apakah tersedia mekanisme sanggah atau klarifikasi?
Apakah biaya pemeriksaan kesehatan dan bebas narkoba memang menjadi persyaratan wajib sejak awal?
Bagaimana pertanggungjawaban terhadap dokumen dan data pribadi peserta yang telah diunggah?
Pertanyaan tersebut penting dijawab agar tidak muncul persepsi bahwa proses seleksi berlangsung tanpa penjelasan yang memadai.
Peserta Minta Transparansi, Bukan Keistimewaan
Keluhan peserta tidak serta-merta membuktikan adanya kesalahan atau pelanggaran dalam proses seleksi.
Namun, keluhan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan akan informasi yang lebih jelas mengenai mekanisme verifikasi.
Peserta pada dasarnya tidak meminta diperlakukan istimewa.
Mereka menginginkan kepastian bahwa dokumen yang sudah mereka siapkan dan unggah benar-benar diperiksa berdasarkan kriteria yang sama.
Apabila seorang peserta dinyatakan tidak lulus, alasan administratifnya juga idealnya dapat dijelaskan secara spesifik sehingga peserta mengetahui kekurangan atau ketidaksesuaian dokumen yang dimilikinya.
Perumdam dan PT Mardani Mulya Cemerlang Diminta Beri Penjelasan
Dengan adanya keluhan tersebut, Perumdam Tirta Khatulistiwa dan PT Mardani Mulya Cemerlang penting memberikan penjelasan terbuka mengenai mekanisme seleksi administrasi.
Apakah status “tidak lulus” muncul karena dokumen memang tidak memenuhi persyaratan, terdapat kesalahan dalam proses unggah, atau terdapat mekanisme verifikasi tertentu yang belum diketahui peserta?
Jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi penting untuk menjaga kepercayaan peserta sekaligus memastikan proses seleksi berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi juga membuka ruang bagi Perumdam Tirta Khatulistiwa, PT Mardani Mulya Cemerlang maupun panitia seleksi untuk memberikan klarifikasi mengenai keluhan peserta tersebut.
Catatan redaksi:
Informasi mengenai keluhan peserta dalam berita ini merupakan keterangan yang disampaikan kepada redaksi dan belum merupakan kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran.
Redaksi menjunjung asas praduga tak bersalah dan akan memuat klarifikasi dari pihak terkait secara proporsional.

