Tertutup untuk Umum, Penyaluran BBM di Nanga Semangut Diduga Tak Sesuai Prosedur

Tajuktajamnews.com,Kapuas Hulu,Kalbar — Aktivitas penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Nanga Semangut, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, menuai sorotan masyarakat. SPBU/APMS bernomor 67.787.01 yang berada di jalur Tekalong–Putussibau diduga tidak melayani pembelian BBM secara terbuka sebagaimana mestinya.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 10.47 WIB, area SPBU/APMS terlihat dalam kondisi tertutup tanpa aktivitas pelayanan kepada masyarakat umum. Namun, di sekitar lokasi tampak sejumlah jeriken berisi BBM yang menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa distribusi BBM dilakukan tidak melalui mekanisme resmi, melainkan lewat jalur alternatif seperti akses sungai atau “jalan tikus”, tanpa melalui antrean kendaraan di SPBU.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh BBM secara langsung. Mereka menyebut akses pembelian di lokasi tersebut kerap tertutup, sehingga memicu dugaan adanya praktik distribusi terbatas yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Kalau datang langsung sering tutup, tapi BBM tetap ada yang keluar. Kami tidak tahu lewat jalur mana,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pengelola SPBU/APMS berinisial TM melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Pertamina dan instansi pengawas distribusi energi, segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan. Hal ini dinilai penting guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai prosedur, transparan, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman seperti Putussibau dan sekitarnya.

Warga juga mendesak adanya pengawasan lebih ketat serta keterbukaan dalam distribusi BBM. Jika ditemukan pelanggaran, mereka meminta aparat berwenang mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Tim/Red

Editor : DM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *