PMKNU Cirebon Hadirkan Tokoh Muda NU Progresif, Gus Rosikh Soroti Sosok Visioner Masa Depan

Tajuktajamnews.com,Cirebon, 15 Mei 2026 — Kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang digelar di Hotel Aston Cirebon pada 13–17 Mei 2026 berlangsung semarak dan dihadiri kader-kader terbaik NU dari berbagai daerah.

Peserta kegiatan berasal dari Cirebon, Indramayu, Tasikmalaya, Bandung, serta berbagai wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jakarta. Selain itu, hadir pula beberapa utusan dari luar Pulau Jawa serta sejumlah tokoh dan gawagis nasional.

Di sela kegiatan PMKNU, Achmad Rosikh Roghibi menyampaikan bahwa pelaksanaan PMKNU di Cirebon kali ini sangat istimewa karena dihadiri sejumlah tokoh muda NU yang dinilainya memiliki pemikiran visioner dan progresif.

“Acara PMKNU di Cirebon ini sangat spesial karena dihadiri Ipang Wahid yang merupakan cicit dari Rais Akbar dan Muassis NU, Hasyim Asy’ari. Selain itu juga hadir Imam Jazuli, Yusuf Chudlori, Ra Syukron, Gus Baihaqi, Miftah Maulana Habiburrahman dan para gawagis lainnya,” ujar Gus Rosikh.

Menurutnya, pemikiran dan kiprah Yusuf Chudlori, Imam Jazuli, Ipang Wahid, dan Miftah Maulana Habiburrahman sangat visioner dan progresif untuk kemajuan NU di masa depan.

Gus Rosikh menyebut keempat tokoh tersebut sebagai figur yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, kapabilitas, kredibilitas, serta intelektualitas yang tidak diragukan lagi. Kiprah mereka untuk masyarakat, pondok pesantren, NU, dan bangsa juga dinilai telah dirasakan luas oleh warga Nahdliyin.

“Keempat tokoh ini adalah kiai muda NU yang tetap ‘ora pedot oyot’. Meski memiliki pemikiran visioner dan progresif, mereka tetap dikenal sebagai ahli tirakat, ahli ibadah, dan ahli puasa.

Mereka juga humanis kepada semua kalangan serta memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat, kaum sarungan, pondok pesantren, serta bangsa dan negara,” kata Gus Rosikh.

Ia menambahkan, sosok seperti KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori, dan Gus Miftah dinilai layak menjadi pemimpin maupun bagian dari kepemimpinan PBNU di masa mendatang.

Editor : DM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *