Peningkatan Irigasi Rawa Tebas Sambas Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

Peningkatan Irigasi Rawa Tebas Sambas Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

Sambas, Kalbar | TAJUKTAJAMNEWS.COM //
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, saat ini tengah melaksanakan proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) Kabupaten Sambas sebagai upaya memperkuat infrastruktur pertanian dan mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi kegiatan, pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Nomor Kontrak PS0102/T/Bws9.8.1/2026/02 yang ditandatangani pada 30 Januari 2026, serta Nomor SPMK PS0102/T/Bws9.8.1/2026/63 tertanggal 2 Februari 2026.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp22.794.979.000 dengan masa pelaksanaan selama 210 hari kalender dan dikerjakan oleh PT Anugrah Bayuarya Perkasa selaku kontraktor pelaksana.

Mendukung Pengelolaan Air dan Produktivitas Pertanian

Kawasan Rawa Tebas Komplek atau yang dikenal masyarakat sebagai kawasan Kebun Jeruk merupakan salah satu sentra pertanian yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat Kabupaten Sambas. Berbagai komoditas pertanian dan perkebunan dikembangkan oleh masyarakat di kawasan tersebut, sehingga keberadaan sistem irigasi yang baik menjadi kebutuhan utama.

Selama ini, petani di wilayah tersebut menghadapi tantangan dalam pengelolaan air. Pada musim penghujan, beberapa area berpotensi mengalami genangan berlebih, sementara saat musim kemarau sebagian lahan membutuhkan pasokan air yang lebih memadai.

Melalui proyek peningkatan jaringan irigasi ini, pemerintah berupaya memperbaiki sistem pengairan melalui pembangunan dan penyempurnaan saluran, perbaikan bangunan pengatur air, serta peningkatan fungsi jaringan irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian dapat berlangsung lebih efektif dan merata.

Dengan tersedianya sistem irigasi yang lebih baik, diharapkan kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan hasil produksi dan kualitas panen masyarakat.

Diharapkan Memberikan Manfaat Jangka Panjang

Peningkatan infrastruktur irigasi tersebut diharapkan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain:

Meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian sepanjang tahun.

Mengurangi risiko gagal panen akibat banjir maupun kekeringan.

Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Memperkuat program ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan tersebut dan berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh para petani di kawasan Rawa Tebas dan sekitarnya.

Pelaksanaan dan Pengawasan Menjadi Perhatian Bersama

Hingga saat ini, pekerjaan masih berlangsung sesuai tahapan yang telah direncanakan. Tim pelaksana bersama konsultan pengawas terus melakukan pengawasan agar pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta standar mutu yang berlaku.

Sebagai proyek yang menggunakan anggaran negara dan memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, pelaksanaan pekerjaan juga menjadi perhatian publik, termasuk insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang berimbang dan berdasarkan fakta di lapangan.

Salah seorang unsur pengawas lapangan yang ditemui media menyampaikan bahwa pihak pelaksana terbuka terhadap berbagai masukan maupun klarifikasi dari masyarakat dan media.

> “Kami berharap apabila ada hal-hal yang belum jelas atau ditemukan kendala di lapangan, masyarakat maupun rekan-rekan media dapat berkomunikasi langsung dengan kami agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kami siap memberikan data dan penjelasan yang diperlukan sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan berimbang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara pelaksana pekerjaan, masyarakat, dan media.

Harapan bagi Kemajuan Pertanian Sambas

Keberadaan proyek peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) dinilai sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan infrastruktur di Kabupaten Sambas.

Keberhasilan proyek ini nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat, media akan terus memantau perkembangan proyek secara profesional, berimbang, serta memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan maupun tanggapan demi terwujudnya informasi yang akurat dan sesuai dengan prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Penulis: M. Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *