Tajuktajamnews.com // Kubu Raya – Kondisi fisik yang terbatas serta kelainan pada tulang belakang tidak menyurutkan semangat Susanto (25 tahun) untuk terus bertahan hidup.
Namun, nasib pria asal Kabupaten Kubu Raya ini masih terlihat memprihatinkan lantaran hingga saat ini dirinya mengaku belum pernah mendapatkan perhatian atau bantuan sosial dari pemerintah daerah setempat.
Susanto merupakan anak yatim piatu yg di tinggal org tua nya, dan di asuh oleh ayah asuh selama 25.tahun, Susanto yang tinggal di jl.Cendana Desa Sungai Rengas Komplek Griya Cendana Permai, Blok D. No. 17, wilayah Kabupaten Kubu Raya. Sejak lahir atau sejak kecil, ia memiliki keterbatasan fisik dan mengalami kelainan bentuk tulang belakang yang membengkok, sehingga mengganggu aktivitas mobilitasnya sehari-hari.
Dalam kesehariannya, Susanto harus berjuang keras memenuhi kebutuhan hidupnya.
Meski memiliki keterbatasan, ia tetap berusaha mandiri.
Namun, beban hidup terasa semakin berat karena hingga kini ia merasa terabaikan.
“Sampai saat ini, belum ada perhatian dari pemerintah Kubu Raya, baik itu berupa bantuan sosial maupun fasilitas lainnya,” ujar ayah asuh nya, dengan nada kecewa.
Keluarga dan ayah asuh Susanto pun berharap, laporan dan kondisi ini bisa didengar oleh pihak terkait.
Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dapat segera meninjau lokasi, melakukan pendataan, dan memberikan hak yang sepatutnya diterima sebagai warga negara, terutama bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan perlindungan dan perhatian lebih.
Harapan besar mereka, semoga ada kebijakan atau bantuan yang bisa diberikan agar beban hidup Susanto dan keluarga dapat sedikit terbantu dan lebih layak.


