DIBALIK KEBERHASILAN PERSIWAH JUARA LIGA 4 PIALA GUBERNUR KALIMANTAN BARAT 2026 


DIBALIK KEBERHASILAN PERSIWAH JUARA LIGA 4

PIALA GUBERNUR KALIMANTAN BARAT 2026

Keberhasilan Persiwah Mempawah menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat 2026 menjadi bukti nyata peran besar sosok pelatih berpengalaman,

Coach Panji Hidayat, yang kembali menunjukkan tangan dinginnya dalam membangun tim hingga mencapai prestasi tertinggi.

 

Dalam keterangan kepada tim media, Coach Panji Hidayat menegaskan bahwa gelar juara ini merupakan hasil dari kerja keras kolektif

pemain,

ofisial,

manajemen,

serta dukungan masyarakat.

Namun demikian,

capaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak panjang yang telah ia bangun selama bertahun-tahun di dunia sepak bola nasional.

Rekam Jejak Prestasi Kepelatihan

Coach Panji Hidayat tercatat memiliki deretan prestasi bergengsi, antara lain:

Runner Up Liga 3 Tahun 2016 bersama Persibeng Bengkayang

Juara Liga 3 Tahun 2017 bersama Persibeng Bengkayang

Juara Liga 3 Tahun 2021 bersama Gabsis Sambas

Juara Liga 4 Tahun 2026 bersama Persiwah Mempawah

Juara Porprov Kalimantan Barat 2014 bersama Kabupaten Bengkayang

Karier Panjang Sebagai Pemain

Lahir di Bandung, 3 April 1979, Panji Hidayat merupakan figur sepak bola yang ditempa sejak usia muda. Karier bermainnya meliputi:

SSB Sidolig Bandung

Bens FC Bandung

Persib Selection (2000)

Gabsis Sambas (2002)

Persipon (2003–2004)

Persiwang Singkawang (2005–2006)

Persipon Divisi Utama / Liga 2 (2007–2014)

Perselama Bengkayang (2016)

Pengalaman panjang sebagai pemain profesional inilah yang menjadi fondasi kuat dalam karier kepelatihannya, menjadikan Coach Panji Hidayat sosok yang memahami sepak bola secara utuh—baik secara teknis, taktis, maupun mentalitas pemain.

Dorongan untuk KONI dan PSSI

Dengan rekam jejak yang konsisten dan prestasi yang berulang, Coach Panji Hidayat dinilai sebagai figur pelatih lokal Kalimantan Barat yang layak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, KONI, serta PSSI.

Sudah saatnya sepak bola nasional memberikan ruang dan peluang yang lebih besar kepada pelatih-pelatih berprestasi dari daerah, yang telah membuktikan kapasitasnya bukan lewat nama besar semata, melainkan hasil nyata di lapangan.

Tim media berharap prestasi Coach Panji Hidayat dapat menjadi panggilan terbuka bagi para pemangku kepentingan olahraga nasional agar berani mengangkat dan memaksimalkan potensi pelatih daerah ke level yang lebih tinggi demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Sebagai wujud komitmen terhadap profesionalisme pers, tim media menegaskan bahwa ruang klarifikasi dan hak jawab selalu terbuka, guna menjunjung tinggi nilai-nilai kode etik jurnalistik, akurasi, dan keberimbangan dalam pemberitaan.

Kutipan Langsung Coach Panji Hidayat

“Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang proses, disiplin, dan kepercayaan. Saya datang ke tim-tim daerah bukan untuk sekadar melatih, tapi untuk membangun karakter pemain agar berani bermimpi dan berjuang di level nasional.”

“Saya percaya, talenta sepak bola di daerah—khususnya Kalimantan Barat—sangat besar. Yang dibutuhkan hanya kesempatan, pembinaan yang konsisten, dan keberanian dari pemangku kepentingan untuk memberi ruang. Jangan biarkan potensi itu hilang hanya karena kurangnya perhatian.”

“Prestasi yang kami raih bersama Persiwah, Persibeng, dan Gabsis bukan hasil instan. Itu buah dari kerja keras, pengorbanan, dan keyakinan bahwa pelatih dan pemain daerah juga mampu bersaing di panggung nasional.”

“Harapan saya sederhana: sepak bola Indonesia maju dengan memberi kepercayaan pada proses. Jika pelatih daerah diberi peluang yang adil, saya yakin kita bisa melahirkan tim-tim kuat dari seluruh penjuru negeri, bukan hanya dari kota-kota besar.”

Narasumber: coach persiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *